Dengan IPK Sempurna 4,0, Wamentan Sudaryono Bongkar Efisiensi Pupuk hingga 4,1 Triliun
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,0 setelah enam tahun studi.
Gelar tersebut diperoleh Mas Dar, sapaan akrabnya, setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Evaluasi dan Strategi Optimisasi Kinerja BUMN Pasca Kebijakan Holdingisasi di Indonesia.”
Penelitian itu menyoroti penguatan tata kelola serta peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya di sektor pertanian dan pupuk, setelah penerapan kebijakan holdingisasi.
“Setelah organisasi mengalami perubahan, aspek key strategic performance objective (KSPO) dan pengelolaan utang menjadi sangat krusial, sehingga penguatan organisasi dan sistem pengawasan kerja menjadi penting,” ujar Mas Dar dalam rilis pers, Selasa (16/12/2025).
Hal itu dikatakan Mas Dar saat mempertahankan disertasinya di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Bogor, Senin (18/12/2025).
Kebijakan itu berhasil menghasilkan efisiensi hingga Rp 4,1 triliun, yang kemudian sebagian besarnya digunakan untuk memberikan diskon pupuk bersubsidi sebesar 20 persen bagi masyarakat yang berhak, tanpa menambah anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) baru.
“Holdingisasi di sektor pupuk telah menghasilkan efisiensi yang signifikan. Efisiensi tersebut bahkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucap Mas Dar.
BACA JUGA: Indonesia Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama! Wamentan Sudaryono: Simbol Kejayaan Pertanian Indonesia