Sudaryono B. Eng., M.M, MBA

Ketua DPD Gerindra Jateng

Chairman Traditional Market Traders Association

Enterpreneur

Military Background

Politician

Sudaryono B. Eng., M.M, MBA
Sudaryono B. Eng., M.M, MBA
Sudaryono B. Eng., M.M, MBA
Sudaryono B. Eng., M.M, MBA
Sudaryono B. Eng., M.M, MBA

Ketua DPD Gerindra Jateng

Chairman Traditional Market Traders Association

Enterpreneur

Military Background

Politician

BLOG MAS DAR

Pedagang Pasar Brayung Kudus Doakan Sudaryono Jadi Gubernur Jateng

May 28, 2024 artikel
Pedagang Pasar Brayung Kudus Doakan Sudaryono Jadi Gubernur Jateng

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sudaryono blusukan ke Pasar Brayung, Kudus Jawa Tengah (Jateng), Selasa, 28 Mei 2024. Mas Dar sapaan akrab Sudaryono datang untuk menyerap aspirasi para pedagang pasar.

Kedatangan Sudaryono yang kini tengah digadang-gadang maju sebagai calon di Pilgub Jateng ini disambut meriah para pedagang pasar. Bahkan para pedagang pasar ingin foto bersama dengan Sudaryono.

“Selamat datang Bapak (Sudaryono). Suwun (terima kasih) mau mampir ke sini,” kata salah satu pedagang pasar sembari bersalaman dengan Sudaryono.

Usai bersalaman dengan sejumlah pedagang pasar, Sudaryono pun menyempatkan diri untuk menyerap aspirasi para pedagang. Ia bahkan menyapa satu persatu pedagang pasar.

Bahkan, Sudaryono yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah ini sempat memborong dagangan milik pedagang. Pertama ia memborong dagangan hasil bumi seperti cabai, bawang dan yang lain.

“Terima kasih Bapak (Sudaryono) sudah memborong dagangan saya. Semoga niat baik ini membawa keberkahan dan bapak sehat selalu,” ujar Kartini.

Selanjutnya, Sudaryono melanjutkan blusukan ke dalam pasar. Di sini Sudaryono mampir ke warung makan milik Sunamini (60) tahun. Ia di sini juga memborong semua dagangan milik Sunamini.

Sunamini yang tadinya tengah duduk-duduk pun merasa kaget karena warung miliknya didatangi Ketua Umum APPSI yang saat ini juga akan maju dalam Pilgub Jateng. Bahkan yang membuatnya merasa sangat senang karena dagangannya habis terjual.

“Matur suwun mas mau mampir. Saya hanya bisa mendoakan bapak sehat dan hajatnya dikobul,” ujarnya.

Rasa senangnya bertambah karena Mas Dar mau makan di warungnya meski kondisinya seadanya. “Saya seneng bapak makan di sini dan makanan yang diborong dibagikan pada pengunjung dan pedagang pasar. Semoga berkah ya pak,” ujarnya.

Setelah makan, Sudaryono melanjutkan menyapa pedagang lainnya. Meski di tengah pasar yang panas, para pedagang dan pengunjung pasar antusias menyambut kedatangan Sudaryono.

“Saya doakan Bapak Sudaryono dadhos (jadi) gubernur. Saya juga doakan Bapak sehat selalu. Insyaallah barokah,” kata salah satu pedagang bernama Rodiah.

Rodiah juga sempat menyampaikan aspirasi para pedagang pasar kepada Sudaryono. Antara lain mengenai kondisi pasar, modal untuk mengembangkan usahanya.

“Kami berharap perhatian bapak yang selama ini sudah bejalan maunya ditingkatkan lagi setelah jadi gubernur. Begitu juga dengan modalnya,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Sudaryono yang juga Ketua Dewan Pembina Papera menyampaikan terima kasih atas sambutan yang sangat luar biasa dari para pedagang pasar.

Sudaryono menyatakan akan mencarikan solusi terkait sejumlah masalah yang ada di pasar ini. Termasuk mengkomunikasikan dengan pemerintah terkait.

“Kalau pasar kumuh harus diperbaiki bukan digusur. Bukan karena kecantikan pasar harus digusur tapi harus diperbaiki,” ujarnya.

Sementara mengenai masalah modal dirinya juga akan mencarikan solusinya. Sebab, salah satu koperasi yang dipimpinnya memiliki pinjaman dana bergulir yakni Warung Juang. Pinjaman dana ini tidak ada bunga dan bebas dari riba.

“Koperasi yang saya pimpin kebetulan juga menyalurkan dana bergulir, namanya Warung Juang. Di sini jatahnya 1 pasar (sebesar) Rp5juta, jadi hanya 5 orang yang dapat manfaat,” kata Sudaryono yang juga merupakan Direktur Eksekutif Koperasi Garudayaksa Nusantara itu.

Sudaryono mengakui jumlahnya masih terbatas. Untuk itu, kedepan jumlah penerima manfaat dari pinjaman ini akan ditingkatkan, khususnya di Jawa Tengah.

Sudaryono mengatakan, hal ini dilakukan semata-mata untuk mendukung kemajuan para pelaku pasar. Sebab mereka adalah salah satu penopang ekonomi nasional.

“Kalau pedagang pasar maju, bukan hanya rakyat saja yang sejahtera, tapi peningkatan ekonomi nasional juga akan terbantu,” ujarnya.

BACA JUGA: Pesan Gus Bab Kudus ke Cagub Sudaryono: Niatkan Berjuang untuk Agama dan Negara

Write a comment