Sudaryono B. Eng., M.M, MBA

Ketua DPD Gerindra Jateng

Chairman Traditional Market Traders Association

Enterpreneur

Military Background

Politician

Sudaryono B. Eng., M.M, MBA
Sudaryono B. Eng., M.M, MBA
Sudaryono B. Eng., M.M, MBA
Sudaryono B. Eng., M.M, MBA
Sudaryono B. Eng., M.M, MBA

Ketua DPD Gerindra Jateng

Chairman Traditional Market Traders Association

Enterpreneur

Military Background

Politician

BLOG MAS DAR

Prabowo Bertemu Ketum PP Muhammadiyah di Jogja, Ini Hal yang Dibahas 

July 14, 2023 artikel
Prabowo Bertemu Ketum PP Muhammadiyah di Jogja, Ini Hal yang Dibahas 

Menteri Pertahanan ( Menhan ) RI Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan tertutup dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir di Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada Jumat (14/7/2023).

Prabowo bersama rombongan terpantau tiba di Kampus IV UAD sekitar pukul 13.30 WIB menggunakan Toyota Alphard dengan pelat berlogo Kementerian Pertahanan bernomor ‘1-00’.

Kehadirannya disambut langsung oleh Rektor UAD Muchlas yang menanti di depan pintu masuk lobi UAD.

Sedangkan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir telah hadir beberapa menit sebelumnya dan sudah menunggu kehadiran Prabowo di dalam kampus.

Usai mengikuti pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, Prabowo menegaskan tidak ada pembahasan politik dengan pimpinan Muhammadiyah .

Menurutnya, kampus tidak boleh dijadikan arena politik praktis.

“Ini institusi pendidikan, politik praktis tidak (dibahas) ya,” ujar Prabowo kepada awak media.

Pertemuan dilakukan lantaran Kemenhan ingin menjalin kerjasama dengan Muhammadiyah  sebagai organisasi besar yang sangat berjasa dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia.

“Saya kira kami dari komunitas pertahanan merasa sangat berkepentingan untuk menjalin kerjasama yang erat sehingga tadi saya pun minta dukungan dari Perguruan Tinggi- Perguruan Tinggi Muhammadiyah ,” katanya.

Prabowo mencontohkan, di UAD sendiri memiliki beragam fakultas dan program studi yang keberadaannya penting untuk mendukung kemajuan industri pertahanan tanah air.

Saat ini Kemenhan bersama UAD juga tengah berupaya mengembangkan rudal kaliber 70 mm yang didesain sebagai senjata anti pesawat terbang atau sasaran di udara.

“Dan dijelaskan tadi ada pengembangan peluru kendali bersama Dahana, bersama kami di Kemenhan,” ujar Prabowo.

Dalam waktu dekat, Kemenhan akan melakukan pertemuan lanjutan untuk membahas skema kerja sama antara pihak kementerian dengan Muhammadiyah .

“Kita sudah janjian untuk melanjutkan (kerjasama) di saat-saat yang akan datang untuk membahas hal yang lebih teknis,” paparnya.

Sementara Haedar Nashir mengungkapkan, rudal tersebut telah menjalani proses uji coba di Lumajang beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini UAD terus berupaya untuk menyempurnakan senjata sehingga bisa segera digunakan untuk mendukung sistem pertahanan bangsa.

“Kita kerja sama dengan Dahana, Pindad dan Kementan. Makannya beliau berkunjung ke agenda ini,” ujar Haedar.

BACA JUGA: Setelah Jokowi, Giliran Prabowo Jenguk Cak Nun di RSUP Dr Sardjito 

Write a comment